← Kembali ke https://kalteng.co/

Bentuk Tim Khusus, Polda Kalteng Persempit Ruang Gerak Empat Pelaku Buron

https://kalteng.co/ • 23 July 2026 18:01
Bentuk Tim Khusus, Polda Kalteng Persempit Ruang Gerak Empat Pelaku Buron

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Polda Kalimantan Tengah terus memburu pelaku yang terlibat dalam aksi penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Meski telah menetapkan sembilan tersangka, penyidik memastikan masih ada empat orang lainnya yang diduga terlibat dan kini masuk dalam daftar pencarian.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengungkapkan, sejauh ini penyidik telah mengamankan delapan tersangka laki-laki, yakni Saldy alias Ateng, Isnan Melai Pebriansyah alias Roby, Nimu, Ahmad Riyadi Saputra alias Yadi, M. Lupie, Bio, Ramblan alias Busu, dan Perie. Selain itu, seorang perempuan bernama Dea Nabila juga telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Dari sembilan tersangka tersebut, Bio, Ramblan alias Busu, dan Perie sebelumnya diketahui memiliki peran penting dalam jaringan peredaran narkotika sekaligus diduga menjadi otak di balik aksi penyerangan yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas penegakan hukum.

“Adapun para tersangka yang telah berhasil diamankan yakni Saldy alias Ateng, Isnan Melai Pebriansyah alias Roby, Nimu, Ahmad Riyadi Saputra alias Yadi, M. Lupie, Bio, Ramblan alias Busu, dan Perie. Selain itu, kami juga mengamankan seorang perempuan bernama Dea Nabila yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Meski demikian, penyidikan belum berhenti. Kapolda menegaskan hasil pemeriksaan terhadap para tersangka mengungkap masih ada empat orang lain yang diduga turut terlibat dalam penyerangan maupun rangkaian tindak pidana yang kini sedang diusut penyidik.

“Dari hasil pemeriksaan penyidik, masih ada empat lagi yang kami kejar terkait peristiwa ini,” tegasnya.

Untuk mempercepat pengungkapan kasus, Polda Kalimantan Tengah telah membentuk tim khusus yang bertugas memburu para pelaku yang hingga kini masih melarikan diri. Tim tersebut bekerja dengan dukungan Mabes Polri dan jajaran kewilayahan guna mempersempit ruang gerak para buronan.

“Kami juga telah membentuk tim khusus untuk memburu para pelaku yang belum tertangkap ini,” kata Kapolda.

Irjen Pol Iwan Kurniawan memastikan pengejaran akan terus dilakukan hingga seluruh pelaku berhasil diamankan. Menurutnya, Polda Kalteng berkomitmen menuntaskan kasus penyerangan terhadap aparat penegak hukum tersebut sekaligus mengungkap jaringan peredaran narkotika yang diduga menjadi pemicu terjadinya peristiwa berdarah di Desa Tumbang Kalemei.

“Komitmen kami jelas, seluruh pelaku yang terlibat akan kami kejar dan proses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada ruang bagi pelaku untuk menghindari pertanggungjawaban atas perbuatannya,” pungkasnya. (oiq)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli