← Kembali ke https://kalteng.co/

Bersatu Melawan Asap! Aksi Solidaritas 17 Komunitas Salurkan Bantuan Medis dan Logistik di Kalteng

https://kalteng.co/ • 05 September 2026 06:42
Bersatu Melawan Asap! Aksi Solidaritas 17 Komunitas Salurkan Bantuan Medis dan Logistik di Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) berada pada kondisi yang kian memprihatinkan.

Kebakaran masif di kawasan lahan gambut tersebut menghanguskan ribuan hektare area, dengan wilayah terdampak terparah meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Pulang Pisau, serta meluas ke hampir seluruh kabupaten di Kalteng.

Selama lebih dari satu bulan terakhir, pekatnya kabut asap dari pembakaran lahan gambut terus menyelimuti permukiman. Dampaknya tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat. Kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil, lansia, hingga warga dengan riwayat penyakit kronis menjadi pihak yang paling merasakan ancaman bahaya ini.

Sebagai langkah preventif, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh instansi pendidikan untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kebijakan ini diambil demi melindungi anak-anak dari paparan kabut asap yang kian pekat dan berbahaya.

Gerakan “Dari Komunitas untuk Kalimantan Tengah”

Merespons krisis kesehatan dan lingkungan tersebut, aksi nyata digalang oleh Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kalimantan Tengah, Forum TBM Kota Palangka Raya, serta Relawan Literasi Masyarakat. Mereka menggandeng 14 komunitas peduli sosial dan lingkungan lainnya untuk membentuk wadah koordinasi bertajuk “Dari Komunitas untuk Kalimantan Tengah”.

Sebagai aksi perdana, gabungan 17 komunitas ini menggelar Posko Kesehatan Gratis dan Sosialisasi Edukasi Karhutla pada Jumat (4/9/2026), bertempat di Kantor Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Aksi ini berkolaborasi langsung dengan Pemerintah Kecamatan Jekan Raya beserta empat kelurahan, yakni Kelurahan Palangka, Bukit Tunggal, Menteng, dan Petuk Ketimpun. Kegiatan juga didukung oleh Posko BPBD Kota Palangka Raya/BNPB Kalteng, serta Bunda Literasi Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin—yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Dr. Hj. Merty Ilona, S.P., M.P., dengan menyalurkan bantuan berupa nasi kotak dan air mineral.

Layanan Medis Darurat dan Edukasi Pencegahan

Berlangsung pukul 08.00 hingga 10.30 WIB, posko ini menyasar sekitar 100–150 warga terdampak serta tim pemadam kebakaran dan Masyarakat Peduli Api (MPA) di kawasan sekitar.

Selain membagikan masker medis secara masif, posko kesehatan ini menyediakan fasilitas darurat tanpa dipungut biaya, meliputi:

  • Pemeriksaan Kesehatan Umum: Penanganan awal gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, dan pusing akibat paparan asap.

  • Layanan Bantuan Oksigen: Penyediaan tabung oksigen dan masker gratis khusus lansia, anak-anak, serta warga yang mengalami sesak napas.

  • Pembagian Obat & Vitamin: Diterjunkan tim medis yang terdiri dari dokter hingga apoteker untuk memberikan racikan obat, layanan rawat jalan, dan vitamin penambah daya tahan tubuh.

  • Penyaluran Makanan Sehat: Pembagian paket konsumsi bergizi berupa nasi bungkus/kotak, telur, susu, minuman isotonik, air mineral, dan roti.

Di samping penanganan medis, tim gabungan memberikan sesi edukasi interaktif pencegahan karhutla. Materi edukasi berfokus pada larangan membakar lahan secara sembarangan, sanksi dan dampak hukum pencemaran lingkungan, serta langkah penanganan awal jika warga menemukan titik api di sekitar tempat tinggal.

Penanggung Jawab kegiatan sekaligus Ketua Forum TBM Kalimantan Tengah, Yusy Marie, menegaskan pentingnya aksi berimbang antara penanganan medis dan pencegahan dari hulu.

“Kehadiran posko ini merupakan langkah nyata kami sebagai warga Palangka Raya yang turut menjadi korban dan peduli, sebagai upaya melindungi kesehatan masyarakat sekaligus mengedukasi warga agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah dan ditangani. Upaya menekan angka ISPA harus berjalan seimbang dengan aksi pencegahan Karhutla dari hulu,” tegas Yusy Marie selaku penanggung jawab dan Ketua Forum TBM Kalimantan Tengah pada Jumat (4/9/2026).

Bantuan Logistik Langsung ke Titik Pemadaman

Tidak hanya terpusat di kantor kecamatan, tim relawan juga mendistribusikan bantuan logistik secara langsung ke lapangan bagi para petugas pemadam kebakaran yang bertaruh nyawa menaklukkan api.

Bantuan disalurkan ke sejumlah titik rawan karhutla, antara lain:

  1. Area pemadaman Pemakaman Islam

  2. KM 12 Tjilik Riwut

  3. Kawasan Larossa Lingkar Luar

  4. Jalan Akasia

  5. Wilayah Nagasari

  6. Area Universitas Palangka Raya (UPR)

  7. Kawasan Bandara Tjilik Riwut

Apresiasi dan Sinergi Lintas Sektor

Penyelenggara menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur, Camat Jekan Raya, Untung Sutrisno, S.Sos., M.A.P., seluruh pihak kelurahan, serta relawan dari 17 komunitas yang berkolaborasi menyumbangkan tenaga, dana, peralatan kesehatan, moda transportasi, hingga bahan logistik.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah, aparat, relawan, dan peran aktif masyarakat luas, diharapkan dampak buruk dari paparan kabut asap dapat diminimalkan serta potensi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dapat ditekan secara signifikan. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli