← Kembali ke https://kalteng.co/

5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan, Bikin Cepat Lemas dan Lapar

https://kalteng.co/ • 04 September 2026 10:50
5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan, Bikin Cepat Lemas dan Lapar

KALTENG.CO-Sarapan merupakan salah satu waktu makan paling krusial untuk mengawali hari. Setelah tubuh beristirahat dan tidak menerima asupan makanan selama beberapa jam saat tidur, hidangan yang dikonsumsi di pagi hari berperan penting dalam mengembalikan kadar gula darah serta memicu metabolisme tubuh.

Pilihan menu sarapan sangat menentukan tingkat energi, kemampuan fokus, hingga stabilitas suasana hati (mood) sepanjang hari. Namun, tidak semua makanan yang tampak praktis atau diklaim sehat cocok dikonsumsi saat perut dalam keadaan kosong.

Beberapa jenis makanan justru bisa memicu lonjakan gula darah yang drastis, memicu masalah pencernaan, hingga membuat tubuh cepat kembali lapar.

Mengutip dari English Jagran, berikut adalah lima jenis makanan dan minuman yang sebaiknya Anda batasi atau hindari sebagai menu utama di pagi hari:

1. Sereal Tinggi Gula

Sereal sering kali menjadi pilihan sarapan serba praktis, terutama bagi anak-anak dan pekerja yang terburu-buru. Sayangnya, mayoritas sereal olahan di pasaran mengandung gula tambahan yang sangat tinggi serta minim serat dan protein.

Mengonsumsi sereal tinggi gula saat perut kosong dapat memicu lonjakan gula darah secara mendadak. Tak lama setelahnya, tubuh akan mengalami penurunan gula darah yang drastis (sugar crash). Kondisi ini menyebabkan Anda merasa lemas, sulit berkonsentrasi, dan kembali lapar sebelum waktu makan siang tiba.

2. Roti Tawar Putih dan Olahan Tepung Refinasi

Roti tawar putih, donat, pastel, atau kue olahan tepung lainnya kerap menghiasi meja sarapan. Kendati mengenyangkan secara instan, jenis karbohidrat olahan ini telah kehilangan sebagian besar serat alami dan nutrisi utamanya selama proses pengolahan.

Karbohidrat sederhana ini dicerna sangat cepat oleh tubuh. Akibatnya, rasa kenyang yang dihasilkan hanya bertahan sementara. Jika ingin mengonsumsi roti, sebaiknya beralih ke roti gandum utuh (whole wheat) yang kaya serat agar energi dapat dilepaskan secara bertahap.

3. Minuman Manis dan Kopi Berpemanis

Menikmati segelas es teh manis, kopi dengan tambahan sirop rasa, atau jus buah kemasan kerap dianggap memberikan suntikan energi di pagi hari. Padahal, konsumsi gula cair saat perut kosong merupakan salah satu pemicu utama kenaikan gula darah secara mendadak.

Jus buah kemasan, misalnya, umumnya telah kehilangan serat alami dari buah asli dan mengandung pemanis buatan. Mengonsumsi minuman manis berlebih di pagi hari tanpa diimbangi asupan protein dan serat dapat mengganggu sensitivitas insulin serta memicu penumpukan lemak dalam jangka panjang.

4. Makanan Olahan Tinggi Lemak Jenuh

Daging olahan seperti sosis, kornet, hingga makanan gorengan menjadi menu favorit di banyak meja sarapan. Meskipun kaya rasa, makanan ini tinggi akan lemak jenuh dan garam (natrium).

Prosedur pencernaan lemak jenuh membutuhkan waktu yang lebih lama dan energi yang lebih besar dari tubuh. Hal ini dapat membuat sistem pencernaan bekerja ekstra keras di pagi hari, sehingga menimbulkan rasa begah, kantuk, hingga penurunan stamina.

5. Makanan Asam dan Terlalu Pedas

Mengonsumsi makanan yang terlalu asam (seperti buah sitrus berlebih) atau hidangan berbumbu pedas saat perut dalam keadaan kosong sangat tidak disarankan, terutama bagi penderita gangguan lambung.

Kandungan asam dan kapsaisin pada cabai dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan, memicu iritasi pada dinding perut, serta menimbulkan rasa mual atau nyeri ulu hati.

Solusi Sarapan Sehat dan Seimbang

Untuk menjaga kestabilan energi sepanjang hari, utamakan menu sarapan gizi seimbang yang menggabungkan:

Pilihan makanan yang tepat di pagi hari tidak hanya menjaga daya tahan tubuh, tetapi juga membantu mengontrol nafsu makan hingga malam hari. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli