PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi teladan dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik di lingkungan kerja maupun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Achmad Zaini saat membuka Pelatihan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi ASN Pemerintah Kota Palangka Raya di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (26/8).
Zaini mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah membawa perubahan terhadap cara masyarakat berkomunikasi. Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh mengurangi kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sekaligus bahasa resmi negara.
Menurutnya, perkembangan zaman dan munculnya berbagai istilah baru merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Namun, ASN tetap perlu memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia dan menggunakannya secara tepat sesuai konteks serta kebutuhan. “Kita dapat mengikuti perkembangan zaman dan menerima istilah-istilah baru, tetapi tetap harus memiliki sikap positif dan bangga menggunakan bahasa Indonesia secara tepat sesuai konteks dan kebutuhan,” katanya.
Ia menegaskan, ASN memiliki posisi strategis dalam membangun budaya komunikasi yang baik di lingkungan pemerintahan. Penggunaan bahasa yang santun, jelas, dan mudah dipahami menjadi bagian penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dengan masyarakat.
Karena itu, Zaini berharap peserta pelatihan tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa untuk kepentingan pribadi, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi rekan kerja dan masyarakat.
Ia juga meminta pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat dibagikan kepada aparatur lainnya. Dengan demikian, budaya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat diterapkan secara lebih luas di setiap perangkat daerah.
“Jadilah agen perubahan dan teladan dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan unit kerja masing-masing,” ujarnya. Zaini berharap pelatihan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya yang mengedepankan komunikasi efektif, santun, dan profesional.
Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dengan baik merupakan salah satu aspek penting dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas, sehingga masyarakat dapat menerima informasi dan layanan pemerintahan secara jelas dan mudah dipahami.(aza)