← Kembali ke https://kalteng.co/

Pendidikan Karakter Dinilai Penting Cegah Bullying di Sekolah

https://kalteng.co/ • 31 August 2026 13:46
Pendidikan Karakter Dinilai Penting Cegah Bullying di Sekolah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kasus bullying dan kekerasan terhadap siswa di lingkungan sekolah mendapat perhatian serius dari DPRD Kalimantan Tengah. Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menilai penguatan pendidikan moral dan karakter menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah perilaku bullying di kalangan pelajar.

Sugiyarto menekankan, persoalan bullying tidak cukup hanya ditangani melalui pengawasan sekolah. Menurutnya, siswa perlu dibentuk sejak dini agar memiliki sikap saling menghargai dan menghormati sesama.

“Kalau kita bisa menghargai dan menghormati orang lain, tentu akan berbeda dan kemungkinan kasus ini tidak akan terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan media sosial turut memberikan pengaruh terhadap pola perilaku anak-anak. Karena itu, pendidikan di sekolah dinilai perlu memberikan pembekalan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga moral dan karakter.

Menurut Sugiyarto, siswa perlu dibiasakan memahami sopan santun, tata krama, menghormati orang lain, serta mampu menyikapi perbedaan yang ada di lingkungan sekitarnya.

“Ini sesungguhnya lebih kepada pendidikan moral yang diterapkan oleh pemerintah yang menipis. Padahal pendidikan moral ini sangat penting. Dulu di tahun 70-an ada yang namanya pendidikan Budi Pekerti,” katanya.

Ia menilai pendidikan karakter tidak boleh berhenti sebagai materi pembelajaran di dalam kelas. Nilai-nilai tersebut harus diterapkan dan menjadi kebiasaan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Hal ini harus dibiasakan, baik itu di ruang kelas ataupun di luar ruang kelas,” tegasnya.

Sugiyarto juga mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama DPR RI untuk mengevaluasi kembali kurikulum pendidikan. Menurutnya, penguatan pendidikan moral dan Budi Pekerti perlu mendapat perhatian lebih serius.

“Bagaimana kurikulum yang ada ini bisa diperbaiki, sehingga pendidikan moral terhadap anak-anak itu memberikan pembekalan kejiwaan kepada siswa kita,” pungkasnya.

Ia berharap penguatan pendidikan moral dan karakter dapat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah bullying serta kekerasan di lingkungan sekolah.

Bagi Sugiyarto, pendidikan sejatinya tidak hanya bertujuan mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu menghargai, menghormati, dan memperlakukan orang lain dengan baik. (bam)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli