← Kembali ke https://kalteng.co/

Penuh Haru, Peserta Menata Hati di Palangka Raya Sambil Berdoa agar Karhutla Segera Berakhir

https://kalteng.co/ • 30 August 2026 21:15
Penuh Haru, Peserta Menata Hati di Palangka Raya Sambil Berdoa agar Karhutla Segera Berakhir

?PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Suasana penuh haru mewarnai kegiatan Menata Hati Bersama Ustadz Hilman Fauzi yang digelar di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Minggu (30/8/2026). Di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah Kalimantan, para peserta tidak hanya mengikuti sesi tausiah dan muhasabah, tetapi juga larut dalam doa dan tangis. ? ? ?

Kegiatan yang mengangkat tema “Belajar Menerima Takdir” untuk sesi pagi dan “Menyembuhkan Luka Hati” pada sesi siang tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk merenung, mencurahkan isi hati, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. ? ? ?

Momen paling mengharukan terjadi ketika peserta diajak untuk bermuhasabah dan memanjatkan doa. Sejumlah peserta tampak tak kuasa menahan air mata saat menghayati nasihat yang disampaikan Ustadz Hilman Fauzi. Di tengah isak tangis, doa untuk keselamatan Kalimantan turut dipanjatkan. Para peserta memohon agar musibah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai wilayah segera berakhir.

Mereka berharap Allah SWT segera menurunkan hujan, memadamkan titik-titik api, mengangkat kabut asap, serta memberikan keselamatan dan kesehatan bagi masyarakat maupun para petugas yang masih berjuang di lapangan. ? ? ?

Doa tersebut menjadi salah satu bagian yang paling menyentuh dalam kegiatan. Tangis yang pecah bukan semata karena persoalan pribadi yang dibawa masing-masing peserta, tetapi juga karena keprihatinan terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang terdampak bencana karhutla. ? ? ?

Dalam suasana yang hening dan penuh kekhusyukan, peserta diajak untuk menyerahkan berbagai persoalan kepada Allah SWT sembari tetap berusaha dan tidak kehilangan harapan. ? ? ?

Kegiatan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa di balik bencana yang terjadi, terdapat banyak orang yang sedang berjuang menghadapi dampaknya. Karena itu, doa menjadi bagian dari ikhtiar untuk memohon pertolongan agar kondisi segera membaik. ? ?

?“Belajar menerima takdir” dan “menyembuhkan luka hati” pun terasa semakin relevan ketika para peserta menghadapi situasi sulit yang terjadi di lingkungan sekitar mereka. ? ? ?

Kegiatan Menata Hati Palangka Raya berlangsung dalam dua sesi di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut KM 5 No. 9. Sesi pagi berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB dengan tema “Belajar Menerima Takdir”, sementara sesi siang pukul 13.00–15.00 WIB mengangkat tema “Menyembuhkan Luka Hati”. ? ? ?

Kehadiran para peserta dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perjalanan untuk menata dan menyembuhkan hati, tetapi juga menjadi momentum untuk bersama-sama mengetuk pintu langit. ? ? ?

Di tengah asap dan kekhawatiran yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan, harapan sederhana pun dipanjatkan: semoga hujan segera turun, api segera padam, kabut asap segera berlalu, dan masyarakat Kalimantan kembali dapat menjalani kehidupan dengan aman dan tenang. (pra) ?

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli