?PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghadirkan program bantuan kebutuhan pokok melalui kegiatan Pasar Murah yang digelar di Lapangan Tarmili, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (28/8/2026). ? ? ?
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran dan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pengemudi ojek online (ojol). ? ? ?
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 3.565 paket sembako bersubsidi disiapkan untuk masyarakat penerima manfaat. Gubernur menginstruksikan agar seluruh paket tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga. ? ? ?
Setiap paket sembako berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 2 liter minyak goreng, dengan nilai sebesar Rp149.500 per paket. ? ?
?Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan, pelaksanaan Pasar Murah tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat sekaligus bagian dari implementasi program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). ? ? ?
Menurutnya, berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah harus mampu memberikan manfaat secara langsung dan dapat dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan. ? ?
?“Kebersamaan menjadi kunci untuk menyukseskan berbagai program pembangunan, demi mewujudkan Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera,” kata Agustiar. ? ? ?Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen melanjutkan pembangunan secara merata dan berkeadilan.
Tidak hanya di kawasan perkotaan, perhatian pemerintah juga diarahkan hingga wilayah pedalaman agar masyarakat memperoleh akses terhadap berbagai program yang dibutuhkan. ? ? ?
Pasar Murah di Kotawaringin Barat ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat. Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga sehingga berbagai kebijakan dan program pemerintah dapat semakin dekat dengan masyarakat serta mampu menjawab kebutuhan mereka secara nyata. (pra)