PURUK CAHU, Kalteng.co-Tragedi memilukan kembali terjadi di aliran Sungai Barito, tepatnya di wilayah Desa Bahitom, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain dan mandi di sungai pada Kamis (27/8/2026).
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua di sepanjang pesisir Sungai Barito akan besarnya bahaya yang mengintai anak-anak saat bermain di tepi perairan tanpa pengawasan ekstra.
Kronologi Kejadian di Desa Bahitom
Kejadian berawal saat korban bersama dua orang temannya tengah mandi di pinggiran Sungai Barito. Beralih dari area dangkal, korban bergerak menjauh menuju bagian sungai yang lebih dalam tanpa menyadari perubahan kontur kedalaman air.
-
Kehilangan Pijakan: Korban diduga tidak mengetahui kondisi kedalaman sungai hingga akhirnya kehilangan pijakan dan tenggelam.
-
Upaya Teman Korban: Melihat hal tersebut, teman-temannya segera berlari dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
-
Pencarian oleh Warga: Warga setempat yang berada di sekitar lokasi langsung terjun melakukan pencarian mandiri.
Pada pukul 15.03 WIB, warga berhasil menemukan dan mengevakuasi tubuh korban dari dasar sungai. Pertolongan awal segera diberikan sebelum korban dilarikan ke RSUD Puruk Cahu untuk tindakan medis darurat.
Konfirmasi Kepolisian dan Penanganan Medis
Kapolres Murung Raya, AKBP Agung Gima Sunarya, S.I.K., melalui Kapolsek Murung, Ipda Yakobus Riko Biatno, S.A.P., membenarkan insiden tragis yang menimpa bocah tersebut.
“Korban berhasil ditemukan warga dan langsung dilarikan ke RSUD Puruk Cahu. Meski segala upaya pertolongan telah dilakukan, termasuk oleh tim medis rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” terang Ipda Yakobus Riko Biatno.
Imbauan Penting Polsek Murung untuk Orang Tua
Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian meminta masyarakat, khususnya orang tua yang tinggal di pesisir sungai, untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak.
-
Pengawasan Intensif: Orang tua diimbau selalu mendampingi anak-anak saat berada di dekat area perairan.
-
Larangan Mandi Tanpa Pendamping: Jangan membiarkan anak-anak mandi atau berenang di Sungai Barito hanya bersama teman sebaya tanpa pengawasan orang dewasa.
-
Edukasi Bahaya Sungai: Memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai risiko arus deras dan kedalaman sungai yang tidak dapat diprediksi.
Musibah tenggelamnya bocah di Desa Bahitom ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh warga Kabupaten Murung Raya agar senantiasa waspada terhadap potensi bahaya di sepanjang aliran Sungai Barito. (yud)