← Kembali ke https://kalteng.co/

11 Puskesmas di Palangka Raya Siaga Oksigen, Warga Diminta Waspadai Gangguan Pernapasan

https://kalteng.co/ • 24 August 2026 11:32
11 Puskesmas di Palangka Raya Siaga Oksigen, Warga Diminta Waspadai Gangguan Pernapasan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Kota Palangka Raya meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan menyusul memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 11 puskesmas disiapkan dengan ruang pelayanan oksigen untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan penyediaan fasilitas tersebut merupakan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan jumlah warga yang membutuhkan bantuan oksigen.

“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut di puskesmas terdekat sesuai wilayah tempat tinggal. Pemerintah kota melalui Dinas Kesehatan menyiapkan 11 ruang pelayanan oksigen yang tersebar di lima kecamatan,” kata Riduan, Jumat (21/8).

Sebelas puskesmas yang disiapkan untuk pelayanan oksigen tersebut yakni Puskesmas Tangkiling, Rakumpit, Jekan Raya, Bukit Hindu, Menteng, Marina Permai, Kereng Bangkirai, Kalampangan, Panarung, Pahandut, dan Kayon.

Fasilitas tersebut tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari kawasan perkotaan hingga daerah pinggiran. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh penanganan apabila mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.

Riduan mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan, khususnya ketika mulai mengalami sesak napas. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kondisi kesehatan menjadi lebih berat. “Harapannya jika ada warga kita yang memang membutuhkan oksigen, sesak napas, bisa mendatangi tempat pelayanan kami,” ujarnya.

Selain menyiapkan ruang pelayanan oksigen, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya juga mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri apabila mengalami batuk, pilek, sesak napas, maupun keluhan lain yang berkaitan dengan saluran pernapasan.

Paparan asap karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan. Karena itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera mendapatkan pelayanan medis apabila mengalami keluhan pernapasan.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan penanganan kepada masyarakat selama kondisi udara terdampak asap karhutla.(aza)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli