← Kembali ke https://kalteng.co/

Padamkam Kebakaran Hutan di Kalimantan, Pemerintah Terjunkan 12.880 Personel Gabungan: 10 Ribu Lebih Dikerahkan ke Kalteng

https://kalteng.co/ • 22 August 2026 07:48
Padamkam Kebakaran Hutan di Kalimantan, Pemerintah Terjunkan 12.880 Personel Gabungan: 10 Ribu Lebih Dikerahkan ke Kalteng

KALTENG.CO-Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan kembali menyita perhatian publik. Guna mengantisipasi dampak buruk yang meluas—seperti ancaman kabut asap hingga kerusakan ekosistem—pemerintah mengambil langkah tegas dengan menerjunkan sedikitnya 12.880 personel gabungan ke titik-titik paling rawan.

Strategi penanganan fokus pada pemadaman darat, pemantauan udara, hingga optimalisasi pasokan air di kawasan lahan gambut.

Sebaran 12.880 Personel di Tiga Provinsi Utama

Langkah mitigasi cepat ini dipusatkan pada tiga provinsi prioritas di Pulau Kalimantan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi:

  • Kalimantan Tengah (Kalteng): 10.700 personel (pusat konsentrasi utama pemadaman)

  • Kalimantan Barat (Kalbar): 1.410 personel

  • Kalimantan Selatan (Kalsel): 770 personel

Seluruh personel berasal dari kolaborasi lintas instansi, mencakup Kementerian Kehutanan (Kemenhut), BNPB, BMKG, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga relawan lokal.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, menegaskan bahwa operasi terpadu ini disesuaikan secara dinamis mengikuti kondisi di lapangan. Melalui posko terpadu, tim dapat menentukan prioritas lokasi penanganan, memantau titik panas (hotspot), serta merespons cepat laporan masyarakat.

Taktik Pemadaman Darat dan Udara

Di lapangan, petugas menjalankan berbagai taktik untuk menghentikan laju api:

  • Patroli & Pemadaman Darat: Menyisir wilayah rawan, melakukan pemeriksaan lapangan, pembasahan (wetting process), pendinginan area, serta pembuatan sekat bakar guna mencegah penyebaran api.

  • Dukungan Udara: Mengerahkan helikopter patroli, pesawat fixed wing, dan helikopter water bombing untuk menjangkau area isolasi yang sulit ditembus jalur darat.

  • Fasilitas Pemadaman: Didukung armada kendaraan, pompa jinjing, flexible tank, dan alat pelindung diri lengkap.

Infrastruktur Air: Kunci Menaklukkan Gambut

Tantangan terberat penanganan karhutla di Kalimantan terletak pada struktur tanah gambut. Karakteristik gambut membuat bara api kerap tersembunyi di bawah permukaan tanah dan rawan menyala kembali jika tidak dipadamkan secara total.

Untuk mengatasi keterbatasan air saat pembasahan, pemerintah membangun dan mengaktifkan kembali sumur-sumur bor di lokasi strategis. Langkah ini efektif memangkas jarak pengambilan air, mempercepat pengisian tangki pemadam, serta menjamin ketersediaan air secara berkelanjutan selama proses pendinginan gambut.

Melalui integrasi kekuatan personel, armada udara, dan kesiapan pasokan air darat, operasi lintas sektor ini diharapkan mampu menekan potensi bencana asap serta menjaga stabilitas lingkungan di Kalimantan. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli