← Kembali ke https://kalteng.co/

Luasan Karhutla Kotawaringin Barat Terbesar Kedua di Kalteng, Status Tanggap Darurat Diperpanjang

https://kalteng.co/ • 21 August 2026 13:16
Luasan Karhutla Kotawaringin Barat Terbesar Kedua di Kalteng, Status Tanggap Darurat Diperpanjang

PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berdasarkan data pemantauan terkini, luasan lahan terbakar di Kobar tercatat sebagai yang terbesar kedua di Kalimantan Tengah.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat memperpanjang status tanggap darurat karhutla guna memperkuat penanganan dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan.

Keputusan tersebut diambil setelah Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah bersama Wakil Bupati Suyanto, Sekretaris Daerah Rodi Iskandar, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Satuan Tugas (Satgas) Karhutla menggelar rapat evaluasi di Posko Induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar.

Usai rapat, Nurhidayah langsung melakukan peninjauan ke sejumlah titik untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi meluasnya karhutla. Peninjauan meliputi kondisi dapur umum, ketersediaan logistik, sarana dan prasarana pendukung, hingga kesiapan fisik personel Satgas Karhutla.

Nurhidayah mengatakan, meskipun luasan karhutla di Kobar cukup besar, kondisi penanganan di lapangan hingga saat ini masih dapat dikendalikan oleh tim gabungan.

“Alhamdulillah, penanganan Karhutla di Kobar sejauh ini masih terkendali. Namun, kita tidak boleh lengah sedikit pun karena kondisi cuaca saat ini sangat ekstrem. Bahkan, ada beberapa titik api yang sebelumnya sudah berhasil dipadamkan kini kembali menyala,” tegas Nurhidayah.

Menurutnya, kondisi cuaca yang panas dan kering menjadi tantangan tersendiri bagi upaya pencegahan maupun pemadaman karhutla. Karena itu, kesiapsiagaan seluruh personel dan peralatan harus terus dipastikan.

Perpanjangan status tanggap darurat diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor serta mempercepat mobilisasi personel, sarana, dan logistik dalam menghadapi karhutla di wilayah Kotawaringin Barat. Pemerintah daerah juga mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem. (aza)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli