← Kembali ke https://kalteng.co/

Karhutla Mengamuk di Bukit Batu Banama, 1 Hektare Lahan Terbakar di Tengah Medan Terjal

https://kalteng.co/ • 18 August 2026 14:37
Karhutla Mengamuk di Bukit Batu Banama, 1 Hektare Lahan Terbakar di Tengah Medan Terjal

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Personel Polsek Bukit Batu bersama TNI, MPA/BPK Bos Foundation dan unsur pemadam kebakaran bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bukit Batu Banama, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya.

Penanganan dilakukan setelah petugas mendeteksi adanya titik panas atau hotspot di kawasan tersebut. Tim kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan lahan semak belukar terbakar dengan luasan sekitar satu hektare. Selain kobaran api, petugas juga mendapati gumpalan asap yang masih muncul di sekitar lokasi kebakaran.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan mengatakan, penanganan melibatkan sejumlah unsur mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dengan medan yang cukup sulit. “Kondisi medan cukup terjal dan sumber air terbatas, namun personel bersama tim tetap berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan yang tersedia,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas harus menghadapi sejumlah kendala, mulai dari kondisi medan yang terjal, hembusan angin kencang hingga terbatasnya sumber air di sekitar lokasi. Kondisi kawasan yang berada di atas bukit dan minim penerangan saat malam hari juga menjadi tantangan tersendiri. Keterbatasan armada untuk mengangkut air turut membuat proses pemadaman membutuhkan upaya ekstra.

Meski menghadapi berbagai kendala, petugas gabungan tetap berjibaku memadamkan api secara bersama-sama. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan bara api yang masih tersisa tidak kembali memicu kebakaran.

“Kami juga terus melakukan pemantauan di sekitar kawasan yang terbakar guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama karena kondisi lahan dan cuaca dapat menyebabkan api kembali menyala,” pungkasnya. (oiq)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli