← Kembali ke https://kalteng.co/

Diduga Paksa Pacar Aborsi hingga ke Singapura, Gelar Runner Up I Raka Jatim 2026 Tio Ferdian Rahmana Resmi Dicabut

https://kalteng.co/ • 11 August 2026 16:55
Diduga Paksa Pacar Aborsi hingga ke Singapura, Gelar Runner Up I Raka Jatim 2026 Tio Ferdian Rahmana Resmi Dicabut

KALTENG.CO-Duta wisata Jawa Timur kembali diterpa isu tak sedap. Gelar Wakil I (Runner Up I) Raka Jawa Timur 2026 yang disematkan kepada Tio Ferdian Rahmana resmi dicabut oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur.

Keputusan tegas ini diambil usai nama Tio viral di media sosial akibat dugaan kasus kekerasan seksual dan desakan pengguguran kandungan (aborsi) terhadap sang kekasih hingga ke Singapura.

Hasil Sidang Kode Etik Disbudpar Jatim

Kepala Disbudpar Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, membenarkan pencabutan gelar tersebut. Langkah ini merupakan tindak lanjut resmi setelah pihaknya menggelar sidang pleno pelanggaran kode etik bersama Dewan Juri Raka Raki Jatim 2026.

Sidang etik tersebut digelar secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait, di antaranya:

“Dalam rapat tersebut sudah diputuskan bahwa satu, mencabut status saudara Tio Ferdian Rahmana sebagai Wakil I Raka Jawa Timur tahun 2026,” tegas Evy Afianasari saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Bebas Tugas dan Wajib Kembalikan Seluruh Fasilitas

Sanksi bagi pemuda berusia 24 tahun tersebut tidak berhenti pada pencopotan gelar semata. Dengan berlakunya keputusan ini, Tio yang juga berstatus sebagai alumnus Cak & Ning Surabaya 2023 tersebut secara otomatis dibebastugaskan dari seluruh kewajiban maupun haknya sebagai Duta Wisata Jatim.

Disbudpar Jatim juga menuntut pengembalian seluruh atribut dan hadiah fasilitas yang pernah diberikan.

“Keputusan yang kedua, saudara Tio diwajibkan mengembalikan seluruh atribut, selempang, piala, piagam, serta hadiah berupa uang tunai, produk, dan voucher yang pernah diterimanya kepada Disbudpar Jawa Timur,” tambah Evy.

Menariknya, Disbudpar Jatim bersama Dewan Juri sepakat tidak menunjuk pengganti untuk posisi Wakil I Raka Jawa Timur 2026. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen moral dan ketegangan sikap terhadap pelanggaran kode etik di lingkungan duta pariwisata.

Kronologi Kasus: Ungkapan Percakapan Viral di Media Sosial

Skandal ini bermula saat jagat media sosial dihebohkan oleh unggahan akun Instagram @ingintauindonesia. Akun tersebut membeberkan tangkapan layar percakapan pesan singkat WhatsApp yang diduga berlangsung antara Tio dengan kekasihnya.

Dalam bukti obrolan yang beredar luas, Tio disinyalir mendesak korban untuk menggugurkan kandungannya, mulai dari opsi mendatangi dukun anak hingga rencana melakukan prosedur medis ke Singapura.

“Mumpung (usia kehamilan) belum 12 minggu, aku gak siap sanksi sosial, aku juga kasian kamu,” tulis pesan yang diduga dikirim oleh Tio kepada sang pacar dalam unggahan viral tersebut.

Isu ini menyeruak tak lama setelah gelaran final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026 selesai diselenggarakan, yang akhirnya memicu gelombang desakan publik hingga berujung pada tindakan tegas pengelola ajang tersebut. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli