← Kembali ke https://kalteng.co/

Pilih ‘Hijrah dari Kebisingan’, Dokter Tifa Akhiri Tidak Mau Lagi Terlibat Isu Ijazah Jokowi

https://kalteng.co/ • 07 August 2026 10:48
Pilih ‘Hijrah dari Kebisingan’, Dokter Tifa Akhiri Tidak Mau Lagi Terlibat Isu Ijazah Jokowi

KALTENG.CO-Pakar kesehatan sekaligus pengamat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau yang akrab disapa Dokter Tifa, secara resmi menyatakan mundur dan mengakhiri keterlibatannya dalam kontroversi ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Ia memilih untuk kembali fokus pada latar belakang keilmuannya di bidang kesehatan dan penelitian.

Pernyataan “pamit” tersebut disampaikan Dokter Tifa melalui unggahan video di akun X miliknya, @DokterTifa, pada Rabu (5/8/2026).

Dalam unggahan bertajuk “Hijrah dari Kebisingan, Bukan Hijrah dari Kebenaran” itu, ia menekankan bahwa keputusannya tidak berarti menanggalkan komitmennya terhadap pencarian fakta.

“Pilihan hijrah dari isu ijazah bukanlah mundur, melainkan keputusan sadar bahwa kebenaran tidak selalu harus dimenangkan dengan keributan, tetapi cukup ditinggalkan sebagai jejak,” tulis Dokter Tifa dalam keterangan unggahannya, dikutip Jumat (7/8/2026).

Tegaskan Tugas Ilmuwan Sudah Tunai

Penjelasan lebih detail juga ia unggah melalui tayangan di kanal YouTube pribadinya, @TifauziaTyassumaOfficial, yang bertajuk “Dokter Tifa Pilih Hijrah, Tugas soal Ijazah Sudah Tunai, Kini Kembali ke Dunia Kesehatan”.

Dokter Tifa menilai kontribusi dan perannya sebagai peneliti independen dalam mengawal diskursus publik terkait keabsahan ijazah mantan Kepala Negara tersebut selama satu tahun terakhir sudah cukup.

Ia merasa momentum ini tepat bagi dirinya untuk melepaskan diri dari riuk-pikuk polemik politik dan kembali pada panggilan profesinya di bidang medis.

“Terkait dengan persoalan ijazah, bagian saya sudah saya tunaikan, jadi sudah cukup untuk saya. Ini menjadi momentum bagi saya untuk memerdekakan diri sendiri dari persoalan polemik ijazah,” tegasnya.

Tetap Bersedia Jadi Saksi Ahli di Pengadilan

Meski menyatakan berhenti menyuarakan isu tersebut di ruang publik dan media sosial, Dokter Tifa memastikan dirinya tidak memutus komitmen hukum. Ia menyatakan siap hadir apabila keterangannya dibutuhkan dalam proses peradilan terkait perkara tersebut.

Ia menegaskan akan tetap kooperatif jika dipanggil oleh lembaga peradilan untuk memberikan pandangan ilmiah maupun kesaksian faktual.

“Saya insyaallah akan terus bersedia menjadi ahli maupun jadi saksi fakta bagi pengadilan-pengadilan yang menyidangkan kasus ijazah ini,” pungkas Dokter Tifa.

Dengan keputusan ini, Dokter Tifa menandai babak baru perjalanannya untuk kembali mendedikasikan waktu dan pemikirannya pada dunia sains, riset kesehatan, serta pelayanan medis yang selama ini menjadi ranah utamanya. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli