← Kembali ke https://kalteng.co/

Sutik Dorong Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Menekan Risiko Karhutla

https://kalteng.co/ • 05 August 2026 13:37
Sutik Dorong Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Menekan Risiko Karhutla

?PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sutik, menilai pengelolaan lahan gambut secara produktif dapat menjadi salah satu langkah efektif dalam menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di daerah yang setiap tahun rawan dilanda kebakaran saat musim kemarau.

?Ia mengatakan, lahan yang tidak dimanfaatkan cenderung lebih mudah ditumbuhi semak belukar dan menjadi pemicu meluasnya api ketika kondisi cuaca kering. Oleh sebab itu, masyarakat didorong untuk mengelola lahan yang memungkinkan dimanfaatkan secara bijaksana dengan tetap mematuhi ketentuan serta memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

?”Lahan yang dikelola dengan baik dan ditanami komoditas yang sesuai tentu memiliki manfaat ganda. Selain memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, pengelolaan tersebut juga dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kebakaran,” ujar Sutik, Senin (3/8/2026).

?Di sisi lain, Sutik memberikan apresiasi kepada pemerintah bersama tim gabungan yang terus bekerja melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Menurutnya, berbagai upaya pemadaman telah dilakukan secara maksimal, baik melalui jalur darat maupun dukungan operasi udara.

?Meski demikian, ia mengakui proses pemadaman di kawasan bergambut masih menghadapi tantangan besar. Karakteristik gambut yang menyimpan bara api di bawah permukaan tanah membuat kebakaran sulit dipadamkan, terlebih saat musim kemarau berlangsung cukup lama.

?”Kondisi lahan gambut memang memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam penanganannya. Karena itu, diperlukan kerja sama dan upaya berkelanjutan dari semua pihak agar kebakaran tidak terus berulang,” katanya.

?Lebih lanjut, Sutik menekankan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan karhutla. Menurutnya, lahan yang memiliki nilai manfaat akan lebih terawat karena pemilik maupun warga sekitar memiliki kepedulian untuk menjaga dan mengawasinya.

?”Apabila lahan dimanfaatkan secara produktif, masyarakat tentu akan memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menekan angka karhutla di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli