← Kembali ke https://kalteng.co/

Diduga Bakar Rumah Sendiri, Seorang Pria Diamankan usai Kebakaran Hebat di Pasar Besar

https://kalteng.co/ • 02 August 2026 17:32
Diduga Bakar Rumah Sendiri, Seorang Pria Diamankan usai Kebakaran Hebat di Pasar Besar

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Kompleks Pasar Besar Palangka Raya, Sabtu (1/8/2026) malam, diduga dipicu aksi pembakaran sebuah rumah oleh pemiliknya sendiri. Aparat kepolisian kini telah mengamankan seorang pria berinisial DW yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran diduga terjadi akibat unsur kesengajaan. Insiden itu menghanguskan sedikitnya delapan unit rumah dan satu barak empat pintu. Sebanyak 10 kepala keluarga dengan sekitar 50 jiwa terdampak akibat kobaran api yang dengan cepat meluas di kawasan permukiman padat tersebut.

Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 20.55 WIB itu terjadi di antara Jalan Jawa dan Jalan Kalimantan, tepatnya di sebuah gang tanpa nama di sisi pagar Pekuburan Kristen Pahandut, seberang Gereja Imanuel. Saat kejadian, aktivitas pasar malam menuju subuh masih berlangsung sehingga kepanikan warga tidak dapat dihindari ketika kobaran api membesar.

Ketua BPK Kamboja, Sucipto mengatakan, informasi awal yang diterima di lokasi menyebutkan api diduga berasal dari sebuah rumah yang sengaja dibakar oleh penghuninya. Namun, ia menegaskan seluruh dugaan tersebut masih menunggu pembuktian dari aparat kepolisian.

“Informasi awal yang kami terima dari warga memang mengarah pada dugaan adanya seseorang yang membakar rumahnya sendiri. Namun untuk memastikan penyebabnya, kami tetap menunggu hasil penyelidikan dan olah TKP dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Sucipto menjelaskan, proses pemadaman melibatkan unsur BPK Kamboja, relawan pemadam lainnya, BPBD Kota Palangka Raya, BNPB Provinsi Kalimantan Tengah, Tim Karhutla, PLN, TNI, Polri, Damkar Pemko, serta masyarakat. Petugas berjibaku selama kurang lebih dua jam hingga api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.

“Pemadaman cukup berat karena lokasi kebakaran minim sumber air. Ditambah lagi sebagian besar bangunan terbuat dari kayu sehingga api sangat cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya,” katanya.

Selain menghanguskan rumah warga dan barak, bara api juga sempat beterbangan hingga membakar bagian atap Pekuburan Kristen Pahandut. Berkat kesigapan petugas pemadam, kobaran api di lokasi tersebut berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas.

“Api sempat menyambar atap kawasan pekuburan akibat bara yang terbawa angin. Beruntung anggota pemadam bergerak cepat sehingga api berhasil dipadamkan sebelum membesar,” ungkap Sucipto.

Sementara itu, Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hertanto membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan kebakaran tersebut. Namun, hingga kini yang bersangkutan belum dapat dimintai keterangan karena diduga mengalami gangguan kejiwaan.

“Betul ada yang kami amankan. Tapi belum dapat diajak berbicara, sepertinya ada gangguan. Kami masih melakukan pendalam lebih lanjut,” katanya. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, sementara pendataan terhadap jumlah kerugian dan bangunan yang terdampak juga masih terus dilakukan oleh petugas. (oiq)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli