← Kembali ke https://kalteng.co/

?Lindungi Peserta Didik dari Dampak Kabut Asap, Faridawaty Darland Atjeh Imbau Siswa Gunakan Masker

https://kalteng.co/ • 29 July 2026 12:25
?Lindungi Peserta Didik dari Dampak Kabut Asap, Faridawaty Darland Atjeh Imbau Siswa Gunakan Masker

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM. Menurutnya, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini, terutama untuk melindungi peserta didik dari dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan proses belajar mengajar.

?Faridawaty mengatakan, anak-anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok yang rentan terdampak penurunan kualitas udara akibat kabut asap. Karena itu, seluruh satuan pendidikan diharapkan meningkatkan kewaspadaan dengan mengingatkan peserta didik agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

?”Kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas. Saya mengimbau seluruh siswa agar membiasakan menggunakan masker saat berangkat ke sekolah maupun ketika beraktivitas di luar kelas, terutama jika kualitas udara mulai menurun akibat kabut asap. Langkah sederhana ini sangat penting untuk melindungi saluran pernapasan mereka,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

?Politisi Partai NasDem itu juga mengajak para orang tua dan tenaga pendidik untuk bersama-sama mengawasi kondisi kesehatan anak-anak selama musim kemarau. Menurutnya, kerja sama antara keluarga dan sekolah sangat dibutuhkan agar dampak kabut asap dapat diminimalkan.

?”Sekolah dan orang tua harus saling mengingatkan. Pastikan anak membawa masker, minum air putih yang cukup, dan segera beristirahat apabila mulai merasakan batuk, sesak napas, atau iritasi pada mata. Pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati,” katanya.

?Selain penggunaan masker, Faridawaty juga mendorong pihak sekolah untuk menyesuaikan kegiatan belajar apabila kondisi udara memburuk. Aktivitas luar ruangan, seperti olahraga atau kegiatan yang berlangsung di lapangan, sebaiknya dikurangi sementara waktu demi menjaga kesehatan peserta didik.

?Ia turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang dapat memicu kebakaran dan memperparah kabut asap. Menurutnya, menjaga kualitas udara merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi kesehatan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda.

?”Kabut asap bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu proses pendidikan. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah terjadinya karhutla, dan melindungi anak-anak kita agar tetap sehat serta dapat belajar dengan nyaman,” tuturnya.

?Faridawaty berharap, seluruh elemen masyarakat semakin peduli terhadap upaya pencegahan karhutla dan disiplin menerapkan protokol kesehatan sederhana, seperti menggunakan masker saat kualitas udara menurun. Dengan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat, dampak kabut asap terhadap kesehatan peserta didik di Kalimantan Tengah diharapkan dapat ditekan semaksimal mungkin. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli