TAMIANG LAYANG, Kalteng.co – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur (Bartim) terus memperkuat peran literasi sebagai salah satu penggerak pembangunan daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengunjungi Raff Asya Garden, sebuah usaha mikro milik Hendra Arsani dan Sarah Azhari di Desa Haringen, Kecamatan Dusun Timur, sebagai upaya memperluas akses pengetahuan sekaligus mendukung pengembangan desa wisata tematik berbasis agroteknologi.
Kunjungan yang dilaksanakan pada Selasa (21/7) tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur periode 2025–2030, khususnya dalam pengembangan desa wisata tematik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pemanfaatan potensi lokal melalui inovasi di sektor pertanian dan pariwisata.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPK Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelu, SH, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan literasi tidak hanya melalui buku dan perpustakaan, tetapi juga dengan mendorong masyarakat memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan.
Menurut Ari, Raff Asya Garden memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata edukasi yang memadukan konsep agroteknologi, pemberdayaan usaha mikro, dan pembelajaran berbasis lingkungan. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar inovasi tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Literasi harus mampu menjadi penggerak lahirnya inovasi dan kreativitas masyarakat. Melalui pengembangan usaha seperti Raff Asya Garden, kami berharap dapat tercipta destinasi wisata edukatif yang tidak hanya meningkatkan perekonomian warga, tetapi juga menjadi sarana belajar bagi generasi muda dan masyarakat luas,” ujar Ari.
DPK Kabupaten Barito Timur berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya desa wisata tematik yang berdaya saing. Keberadaan Raff Asya Garden diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya destinasi wisata berbasis edukasi dan agroteknologi yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat budaya literasi di Kabupaten Barito Timur.(aza)