MUARA TEWEH, Kalteng.co-Pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendapat apresiasi penuh dari kalangan legislatif. Langkah pelepasan yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat A Sekretariat Daerah pada Senin (22/6/2026) tersebut dinilai sebagai wujud komitmen nyata daerah dalam pembinaan mental dan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN).
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, H Suparjan Efendi, menegaskan bahwa ajang MTQ Korpri bukan sekadar panggung kompetisi seni membaca Al-Quran, melainkan momentum krusial untuk memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan birokrasi. Menurutnya, ASN yang memiliki fondasi keagamaan kuat akan berdampak langsung pada peningkatan integritas dan kualitas pelayanan publik.
“Kami di lembaga legislatif sangat mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh keberangkatan kafilah ini. Ini adalah wujud investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia ASN yang tidak hanya profesional secara kinerja, tetapi juga memiliki kedalaman mental dan spiritual yang baik,” ujar politisi yang akrab disapa H Ajan ini.
Bawa 59 Kafilah dan Ikuti 18 Cabang Lomba di Puruk Cahu
Pada perhelatan MTQ Korpri tingkat Provinsi Kalteng tahun ini yang dipusatkan di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Barito Utara menerjunkan kekuatan sebanyak 59 orang kafilah untuk bertanding di 18 cabang perlombaan. Ajang ini berlangsung sejak 23 hingga 28 Juni 2026.
Mengingat Barito Utara bertolak dengan status sebagai juara bertahan, H Ajan memberikan dorongan motivasi agar seluruh kontingen tampil percaya diri, menjaga sportivitas, serta mengemban misi mempertahankan prestasi tertinggi tersebut.
“Status kita adalah juara bertahan, dan itu adalah prestasi yang luar biasa. Saya berharap modal pengalaman tersebut menjadi suntikan motivasi bagi peserta yang bertanding agar bisa tampil maksimal. Mari kita berjuang bersama untuk menjaga tradisi dan mempertahankan gelar Juara Umum tersebut ke tanah Barito Utara,” ungkapnya penuh semangat.
Dukung Kebijakan Peningkatan Bonus Pemenang
Selain persiapan teknis dan mental peserta, H Suparjan Efendi juga menyoroti instruksi Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, yang meminta Sekretaris Daerah bersama kepala dinas terkait untuk menyiapkan serta meningkatkan alokasi bonus bagi para pemenang.
Ia menilai kebijakan bupati tersebut sebagai bentuk perhatian konkret yang sangat efektif dalam mendongkrak semangat juang para kafilah di arena lomba.
“Kebijakan Bupati untuk meningkatkan bonus bagi pemenang adalah langkah strategis yang sangat kami dukung. Apresiasi berupa bonus ini sangat layak didapatkan oleh mereka yang mengharumkan nama daerah, dan kami di DPRD akan terus mengawal agar perhatian terhadap kesejahteraan dan prestasi para kader keagamaan seperti ini terus berlanjut,” tutup H Suparjan Efendi. (pra)