MUARA TEWEH, Kalteng.co-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan daerah.
Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja (kunker) ke UPT Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya pada Kamis (21/5/2026).
Rombongan kunker yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Barito Utara beserta sejumlah anggota dewan ini bertujuan memperdalam pemahaman teknis mengenai pembuatan Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT). Inisiatif strategis ini digadang-gadang menjadi kunci sukses keberhasilan program replanting atau peremajaan lahan perkebunan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.
Dorong Ketersediaan Bibit Unggul dan Bersertifikat
Pembangunan fasilitas BPMT menjadi topik sentral dalam pertemuan tersebut. Keberadaan BPMT dinilai sangat vital dalam menjamin ketersediaan bahan tanam unggul, berkualitas, serta memiliki sertifikasi resmi. Kehadiran kebun induk dan mata tempel yang terstandarisasi diharapkan mampu mendongkrak produktivitas sektor pertanian maupun hortikultura di daerah.
Dalam kunjungan tersebut, tim ahli UPT Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Kalteng memberikan pemaparan komprehensif. Pihak balai menyampaikan serangkaian arahan teknis, mulai dari tahapan pembangunan awal, penataan vegetasi induk, hingga tata kelola operasional BPMT yang ideal.
Kantongi 8 Rekomendasi Teknis untuk Kebijakan Daerah
Dari hasil diskusi interaktif dan konsultasi mendalam bersama pakar benih, rombongan legislatif Barito Utara berhasil mengantongi delapan rekomendasi teknis yang relevan untuk diterapkan di daerah.
Rekomendasi penting tersebut meliputi:
-
Penetapan varietas unggul yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap karakteristik tanah dan iklim lokal.
-
Penyediaan sumber benih legal dan terverifikasi sertifikasinya.
-
Penyusunan SOP pengelolaan secara ketat dan terstruktur.
-
Penguatan sistem pengawasan mutu benih secara berkala.
-
Pengelolaan kebun induk secara konsisten dan berkelanjutan demi menjaga mutu hasil panen jangka panjang.
Solusi Jangka Panjang Demi Kesejahteraan Petani
Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara menegaskan bahwa seluruh poin serta masukan yang didapat dari Palangka Raya akan dijadikan acuan utama dalam penyusunan arah kebijakan anggaran dan regulasi sektor agraris ke depan. Pembangunan BPMT secara mandiri dipandang sebagai solusi fundamental atas permasalahan kelangkaan bibit berkualitas yang sering dihadapi petani.
“Pembangunan Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) ini merupakan langkah dalam mendukung keberhasilan program peremajaan atau replanting lahan di daerah kita. Kita harus mampu menjamin ketersediaan bibit unggul yang berkualitas tinggi bagi seluruh masyarakat dan para petani,” tegas Ketua DPRD Barito Utara.
Ia menambahkan, pihak legislatif berkomitmen penuh untuk mengawal sinergi antara regulasi pengawasan benih dan implementasinya di lapangan.
“Dengan adanya pengelolaan BPMT yang mandiri dan terstandarisasi, kami berharap produktivitas hasil pertanian lokal dapat meningkat tajam, sekaligus mendorong penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan para petani di Kabupaten Barito Utara,” tandasnya. (pra)