PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus menggencarkan penyisiran dan pemadaman titik api di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan atas instruksi Bupati Kobar Hj Nurhidayah menyusul kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah kawasan dan mulai mengganggu kenyamanan masyarakat. Nurhidayah mengatakan, saat ini tim gabungan memusatkan penanganan terhadap titik api yang terdeteksi di kawasan Kilometer (KM) 20, poros Jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama (Kolam).
Medan di lokasi menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena titik api berada di tengah kawasan hutan yang cukup lebat. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati agar api tidak semakin meluas. Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, Nurhidayah memastikan semangat para personel Satgas Karhutla tidak surut. Petugas terus berupaya melakukan pemadaman hingga titik api benar-benar terkendali.
“Diperlukan upaya pemadaman yang sangat hati-hati dan terukur agar api tidak liar merembet ke area lain. Kami terus berupaya melakukan yang terbaik agar titik api ini benar-benar padam sehingga kualitas udara kembali bersih. Tim terus berjibaku sebagai garda terdepan,” tegas Nurhidayah beberapa waktu lalu.
Bupati Kobar menegaskan, operasi pemadaman karhutla di kawasan KM 20 Kolam harus tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas. Selain melakukan penyemprotan secara langsung, tim di lapangan juga melakukan upaya pelokalisasian untuk memutus pergerakan dan penyebaran api ke kawasan lainnya. Pemantauan secara berkala terus dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin kemunculan titik api baru, khususnya di sekitar wilayah yang memiliki potensi rawan kebakaran.
Nurhidayah meminta seluruh personel tetap meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas. Penanganan secara cepat dan terukur dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas serta mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pengendalian karhutla. Sinergi antara petugas di lapangan dan seluruh unsur terkait diharapkan dapat mempercepat penanganan hingga kondisi benar-benar aman.