← Kembali ke https://kalteng.co/

DPRD Barito Utara Desak Perusahaan Proaktif Bantu Tangani Karhutla

https://kalteng.co/ • 09 September 2026 15:13
DPRD Barito Utara Desak Perusahaan Proaktif Bantu Tangani Karhutla

MUARA TEWEH, Kalteng.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, meminta seluruh elemen masyarakat tidak meremehkan kemunculan api sekecil apa pun di tengah musim kemarau. Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat berkembang dengan cepat dalam kondisi cuaca kering. Jika tidak segera ditangani, kebakaran berpotensi meluas dan mengancam keselamatan serta kesehatan masyarakat.

Patih Herman menekankan pentingnya kecepatan informasi untuk mencegah meluasnya karhutla. Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar. “Jangan pernah meremehkan api sekecil apa pun. Dalam kondisi cuaca yang sangat kering saat ini, percikan kecil bisa dengan cepat berubah menjadi musibah besar. Jika melihat api, segera laporkan agar bisa ditangani sebelum meluas,” ujar Patih Herman, Selasa (8/9).

Selain mendorong keterlibatan masyarakat, Patih Herman juga menyoroti peran sektor swasta dalam penanganan karhutla. Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di sekitar permukiman maupun wilayah rawan kebakaran, baik sektor perkebunan maupun pertambangan, harus proaktif memberikan dukungan dalam upaya pencegahan dan pemadaman karhutla.

“Semua pihak wajib membantu upaya pemadaman, apalagi perusahaan yang berada di sekitar lokasi. Perusahaan harus proaktif mengerahkan alat berat maupun peralatan pendukung lainnya untuk membuat sekat bakar,” tegasnya.

Ia juga mendesak perusahaan menyalurkan dukungan logistik dan menyediakan peralatan yang memadai bagi para relawan serta petugas pemadam kebakaran di wilayah operasional masing-masing. Menurut Patih Herman, keterlibatan perusahaan sangat dibutuhkan mengingat penanganan karhutla membutuhkan sumber daya, peralatan, personel, dan koordinasi lintas sektor.

Politikus Partai Demokrat tersebut mengingatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Kabut asap yang ditimbulkan karhutla dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Selain itu, kebakaran juga berpotensi menyebabkan kerusakan terhadap ekosistem dan lingkungan.

“Karena yang terkena dampak itu kita semua, mulai dari paparan kabut asap hingga rusaknya ekosistem lingkungan. Maka dari itu, beban penanganannya pun harus dipikul dan didukung bersama-sama oleh semua pihak,” pungkasnya.

Patih Herman berharap kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, perusahaan, aparat, serta relawan dapat terus diperkuat. Dengan penanganan secara cepat dan bersama-sama, risiko meluasnya karhutla di Barito Utara diharapkan dapat ditekan.

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli