MUARA TEWEH, Kalteng.co – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT, memastikan pembangunan infrastruktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Utara terus berjalan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Hal itu disampaikan saat Shalahuddin memimpin apel pagi di lingkungan PDAM Barito Utara, Rabu (2/9). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis.
Dalam amanatnya, Bupati Shalahuddin menekankan tiga hal utama yang harus menjadi pegangan seluruh jajaran PDAM, yakni disiplin, tanggung jawab, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pengabdian sebagai aparatur pemerintah membutuhkan etos kerja tinggi serta konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Barito Utara.
Usai memimpin apel, Bupati Shalahuddin bersama rombongan meninjau langsung progres pembangunan sejumlah fasilitas strategis di lingkungan PDAM Barito Utara. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Shalahuddin juga mengecek pemanfaatan dukungan anggaran pemerintah pusat melalui APBN senilai Rp50 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengembangan sistem penyediaan air bersih, meliputi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir, laboratorium, rumah pompa, serta perluasan jaringan perpipaan.
Perluasan jaringan tersebut ditargetkan menjangkau kawasan lingkar kota hingga Aisyah Dharmaga. Dengan pembangunan berbagai fasilitas tersebut, kapasitas dan jangkauan pelayanan air bersih di Barito Utara diharapkan semakin meningkat. Bupati Shalahuddin menegaskan, persoalan air bersih tidak cukup ditangani melalui solusi jangka pendek. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui program multiyears dengan anggaran sekitar Rp4,5 miliar.
“Jangka pendeknya, kemarin sudah kita laksanakan. Karena booster-nya belum ada, kita lakukan injeksi dan sudah lancar. Untuk jangka panjangnya nanti kita lihat melalui multiyears dan berharap di Barito Utara tidak ada krisis air,” tegas Shalahuddin saat meninjau proyek pembangunan. Di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung, Bupati juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan. Menurutnya, penghematan penggunaan air menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
Ia berharap seluruh pembangunan infrastruktur PDAM yang sedang berjalan dapat segera diselesaikan sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat Barito Utara semakin optimal, merata, dan berkelanjutan. Sementara itu, Direktur PDAM Barito Utara Rosmanjaya Anor menjelaskan, proyek yang bersumber dari APBN tersebut juga mencakup penyediaan 200 sambungan rumah (SR) baru.
Penambahan fasilitas dan jaringan tersebut ditargetkan meningkatkan kapasitas produksi air bersih sekitar 50 liter per detik. Peningkatan kapasitas itu diharapkan mampu memperluas distribusi air bersih ke wilayah yang selama ini belum mendapatkan pelayanan secara optimal. Dengan pembangunan infrastruktur dan penambahan jaringan tersebut, PDAM Barito Utara diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara lebih luas sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah. (aza)