SUKAMARA, kalteng.co – Pemerintah Kabupaten Sukamara memberikan 3.231 paket seragam dan tas sekolah kepada peserta didik baru tingkat SD, SMP, dan SMA/sederajat untuk tahun ajaran 2026/2027.
Bantuan perlengkapan sekolah gratis tersebut disalurkan kepada peserta didik baru di lima kecamatan. Program ini diharapkan dapat meringankan beban finansial orang tua dalam mempersiapkan kebutuhan anak memasuki tahun ajaran baru.
Selain membantu kebutuhan keluarga, program tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar di Kabupaten Sukamara untuk semakin giat menuntut ilmu demi mewujudkan masa depan daerah yang lebih cerdas.
“Harapan saya dengan program ini, tidak ada lagi anak-anak di Sukamara yang putus sekolah. Semua anak-anak Sukamara harus sekolah karena pendidikan adalah hak semua anak,” ujar Bupati Kabupaten Sukamara Masduki.
Menurutnya, bantuan perlengkapan sekolah gratis tersebut menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan angka putus sekolah di Kabupaten Sukamara.
Pemenuhan akses pendidikan, lanjutnya, merupakan kewajiban sekaligus hak mendasar yang wajib dijamin oleh pemerintah bagi setiap anak.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala SMPN 1 Sukamara, Santi. Ia menilai bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sukamara sangat membantu orang tua, khususnya dalam kondisi efisiensi.
“Dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sukamara ini sangat membantu, ya, membantu orang tua di masa seperti ini. Orang tua merasa terbantu, dan ke depannya kami berharap semoga bantuan ini terus berlanjut,” ujarnya, usai serah terima paket seragam dan tas sekolah di sekolahnya, Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukamara, total penerima bantuan mencapai 3.231 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 1.209 siswa SD, 1.084 siswa SMP, dan 938 siswa SMA/sederajat.
Seluruh paket bantuan tersebut didistribusikan secara merata ke lima wilayah kecamatan di Kabupaten Sukamara.Rinciannya, Kecamatan Sukamara menerima 1.626 paket, terdiri dari 534 siswa SD, 529 siswa SMP, dan 563 siswa SMA/sederajat.
Kemudian Kecamatan Balai Riam menerima 602 paket, terdiri dari 246 siswa SD, 203 siswa SMP, dan 153 siswa SMA. Selanjutnya, Kecamatan Permata Kecubung mendapatkan 471 paket, terdiri atas 224 siswa SD, 175 siswa SMP, dan 72 siswa SMA.
Untuk Kecamatan Jelai, bantuan yang disalurkan sebanyak 272 paket, terdiri dari 90 siswa SD, 84 siswa SMP, dan 98 siswa SMA. Sementara itu, Kecamatan Pantai Lunci menerima 260 paket, terdiri dari 115 siswa SD, 93 siswa SMP, dan 52 siswa SMA.
Melalui program tersebut, Pemkab Sukamara berharap tidak ada lagi anak-anak di daerah tersebut yang terkendala melanjutkan pendidikan karena persoalan kebutuhan perlengkapan sekolah. (aza)