KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Yunaningsih, mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk memperkuat pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur transportasi.
Langkah ini dinilai krusial guna meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat di seluruh penjuru daerah. Menurut Yunaningsih, kondisi geografis Kabupaten Kapuas yang luas serta memiliki banyak wilayah perairan membutuhkan sistem transportasi terpadu yang saling terhubung, baik melalui jalur darat maupun dermaga sungai.
“Transportasi menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat. Karena itu, jalan, jembatan, dan sarana transportasi sungai harus mendapat perhatian agar mobilitas warga maupun distribusi barang berjalan lancar,” ujar Yunaningsih, Jumat (07/08/2026).
Dampak Infrastruktur Terhadap Ekonomi dan Akses Sektor Unggulan
Politisi Partai Gerindra tersebut menilai bahwa tersedianya infrastruktur transportasi yang memadai akan memberikan dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Keterbukaan akses akan mempermudah lalu lintas hasil produksi serta potensi lokal.
Beberapa manfaat utama dari penguatan jalur transportasi di Kapuas antara lain:
• Kelancaran Distribusi Hasil Bumi: Memudahkan pengiriman hasil pertanian dan perikanan warga ke pasar.
• Pengembangan Sektor Pariwisata: Membuka akses yang lebih luas menuju berbagai potensi wisata daerah.
• Peningkatan Perekonomian Warga: Mendorong tumbuhnya pusat-pusat kegiatan ekonomi baru di wilayah pelosok.
Yunaningsih menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berfokus pada pembukaan jalan baru, melainkan harus dibarengi dengan pemeliharaan rutin agar fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Integrasi Jalur Darat-Sungai dan Utamakan Keselamatan
Mengingat karakter wilayah Kapuas yang beragam, integrasi antara moda transportasi darat dan air menjadi hal yang wajib diperhatikan oleh pemerintah daerah. “Kapuas memiliki karakter wilayah yang berbeda-beda. Jadi, pembangunan transportasi harus menyesuaikan kondisi daerah dan menghubungkan jalur darat dengan transportasi sungai,” terangnya.
Selain pembangunan fisik, faktor keselamatan pengguna jasa transportasi perairan juga menjadi sorotan. Yunaningsih mendorong peningkatan fasilitas dermaga serta kelengkapan rambu-rambu keselamatan pelayaran di jalur sungai yang padat aktivitas.
“Kita ingin transportasi di Kapuas tidak hanya mudah diakses, tetapi juga aman dan tertib. Ini membutuhkan kerja sama pemerintah, pelaku transportasi, dan masyarakat,” tegasnya. Ia berharap penguatan infrastruktur transportasi dilakukan secara berkelanjutan agar pelayanan publik dapat menjangkau seluruh kawasan hingga pelosok secara optimal. (yud)