← Kembali ke https://kalteng.co/

Bupati Sukamara Bahas BBM, Karhutla hingga Krisis Air Bersih Bersama Kades dan Lurah

https://kalteng.co/ • 06 August 2026 17:49
Bupati Sukamara Bahas BBM, Karhutla hingga Krisis Air Bersih Bersama Kades dan Lurah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Berbagai persoalan yang belakangan terjadi di Kabupaten Sukamara menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sukamara. Hal itu dibahas Bupati Sukamara, H. Masduki, S.T., saat melaksanakan audiensi bersama kepala desa, lurah, dan Penjabat (Pj) kepala desa se-Kabupaten Sukamara di Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).

Audiensi tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, yang turut melibatkan kepala daerah terkait, camat, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten Sukamara di Kota Palangka Raya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati meminta masukan dan aspirasi dari para kepala desa serta lurah mengenai berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat di wilayah masing-masing. “Permasalahan yang sering terjadi akhir-akhir ini, terutama masalah BBM, antrean panjang ya, tentang karhutla, tentang pemadaman listrik yang sering terjadi. Ada juga masyarakat kita yang kesulitan air bersih ya di musim kemarau,” kata Masduki.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama dan segera dicarikan langkah penyelesaian. Pemerintah daerah ingin memastikan aspirasi yang disampaikan dari tingkat desa dan kelurahan dapat menjadi bahan pembahasan untuk menentukan langkah yang diperlukan.

“Kami minta aspirasi dari seluruh kepala desa ya, bersama Pak Ketua APDESI kita, dengan Kadis Pemdes Capil. Apa yang kita bisa bahas, kita cari solusi untuk masyarakat kita, ya. Langkah-langkah untuk kemajuan masyarakat kita,” ujarnya.

Masduki menilai persoalan yang muncul di tengah masyarakat merupakan kondisi yang perlu segera ditindaklanjuti, termasuk masalah antrean panjang BBM yang dinilai telah menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Karena ini fenomena ini fenomena yang harus kita tindak lanjuti. Kasihan masyarakat kita dengan adanya antrean panjang ini,” tegasnya.

Audiensi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan dalam mengidentifikasi persoalan di lapangan sekaligus menyusun langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sukamara. (luk/aza)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli