PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Efisiensi anggaran yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia tidak menyurutkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukamara untuk terus menjalankan pembangunan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Sukamara, H. Masduki, S.T., mengatakan efisiensi bukan berarti menghentikan pekerjaan maupun pembangunan. Sebaliknya, efisiensi dilakukan dengan menentukan program yang benar-benar menjadi prioritas dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Efisiensi memang terjadi di seluruh wilayah, seluruh Indonesia. Tapi kita tetap optimis ya. Efisiensi bukan berarti harus berhenti bekerja. Efisiensi bukan berarti kita tidak harus berhenti untuk membangun,” kata Masduki, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran harus disikapi dengan tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat. Program dan kegiatan yang dilaksanakan perlu diprioritaskan berdasarkan manfaat serta dampaknya bagi masyarakat. “Kita efisiensikan, efisiensi adalah kita betul-betul memprioritaskan yang langsung berdampak pada masyarakat,” tegasnya.
Masduki menambahkan, semangat pembangunan tetap harus dijaga meskipun pemerintah daerah menghadapi kondisi efisiensi anggaran. Dengan menentukan skala prioritas, pembangunan dan program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat tetap dapat menjadi perhatian pemerintah daerah. (luk/aza)