← Kembali ke https://kalteng.co/

Anak Dipukul, Orangtua Sempat Tak Terima: Dua Warga Tumbang Sei Gohong Sepakat Berdamai di Kantor Polisi

https://kalteng.co/ • 09 October 2026 16:29
Anak Dipukul, Orangtua Sempat Tak Terima: Dua Warga Tumbang Sei Gohong Sepakat Berdamai di Kantor Polisi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Persoalan pemukulan terhadap seorang anak di Kelurahan Tumbang Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, diselesaikan melalui mediasi di Mapolsek Bukit Batu.

Kedua belah pihak sepakat berdamai setelah pihak pertama menyampaikan permintaan maaf dan bersedia menanggung biaya pengobatan korban.

Mediasi tersebut difasilitasi Polsek Bukit Batu dengan menghadirkan keluarga dari kedua belah pihak, Bhabinkamtibmas Sei Gohong, Kepala SPKT serta Ketua RT setempat. Pihak yang terlibat dalam pertemuan itu masing-masing AT (51), KDM (18) dan IP (16), Kamis (8/10/2026).

Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan mengatakan, mediasi dilakukan untuk mencari jalan keluar atas persoalan tersebut dengan mengutamakan musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.

“Mediasi ini dilakukan untuk mencari penyelesaian yang baik bagi kedua pihak. Kami mengedepankan musyawarah dan kekeluargaan, dengan tetap mengingatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” katanya, Jumat (9/10/2026).

Dalam pertemuan itu, pihak pertama menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa pemukulan yang terjadi. Permintaan maaf tersebut diterima oleh pihak kedua sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan secara damai.

“Selain menyatakan kesediaan untuk berdamai, pihak pertama juga berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Kesepakatan lainnya, pihak pertama bersedia menanggung biaya pengobatan pihak kedua,” tegasnya.

Kedua belah pihak kemudian menyatakan persoalan tersebut telah diselesaikan sesuai kesepakatan yang dicapai dalam mediasi. Langkah ini diharapkan dapat mencegah persoalan berlanjut sekaligus menjaga hubungan baik antarwarga.

Polsek Bukit Batu menegaskan pendekatan humanis dan musyawarah menjadi salah satu upaya untuk membantu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

“Meski demikian, perlindungan terhadap anak dan pencegahan kekerasan tetap menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (oiq)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli