← Kembali ke https://kalteng.co/

SPI KPK Kalteng Naik Jadi 71,81, Disdik Perkuat Pendidikan Karakter di Sekolah

https://kalteng.co/ • 07 October 2026 13:44
SPI KPK Kalteng Naik Jadi 71,81, Disdik Perkuat Pendidikan Karakter di Sekolah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Peningkatan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK Kalimantan Tengah 2026 menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kalteng. Dari sebelumnya 69,99, indeks tersebut kini berada di angka 71,81.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menilai capaian tersebut harus menjadi pemacu untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan satuan pendidikan.

Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar memastikan murid menguasai berbagai mata pelajaran. Pembentukan karakter menjadi bagian penting agar generasi muda memiliki kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab dan sikap berintegritas.

“Integritas itu tidak dibangun satu atau dua hari. Dia membutuhkan proses pembentukan karakter sejak dini,” tegas Reza, Selasa (6/10/2026).

Ia menjelaskan, penerapan nilai integritas dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan murid setiap hari. Mulai dari mengerjakan tugas secara jujur, menaati aturan, bertanggung jawab terhadap kewajiban hingga berani menolak berbagai bentuk kecurangan.

Reza menyebut pendidikan karakter yang ditanamkan sejak bangku sekolah akan menjadi modal bagi murid ketika mereka memasuki dunia kerja maupun berinteraksi di tengah masyarakat.

Karena itu, guru diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi sebagai pengajar. Peran sebagai teladan dan motivator juga diperlukan untuk membantu membentuk karakter sekaligus mendorong semangat belajar peserta didik.

Penguatan karakter, lanjut Reza, juga tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Keluarga memiliki peran yang sama pentingnya dalam membangun kebiasaan positif pada anak.

Orang tua diharapkan turut memberikan contoh dan membimbing anak agar perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai integritas tidak berkembang menjadi kebiasaan yang dianggap lumrah.

Di sisi lain, Reza menegaskan capaian SPI KPK sebesar 71,81 tidak seharusnya hanya dipandang sebagai angka hasil survei. Nilai tersebut dapat menjadi cermin sekaligus bahan evaluasi untuk melihat sejauh mana integritas telah tumbuh dalam ekosistem pendidikan di Kalteng.

Ia menilai masih terdapat aspek yang perlu terus diperbaiki, terutama dari sisi tata kelola satuan pendidikan. Transparansi dalam pengelolaan anggaran dan pengawasan proses pembelajaran menjadi bagian yang mendapat perhatian.

“Kalau karakter sudah oke, ekosistem sudah oke, cuma di tata kelola kita perlu tingkatkan. Pembelajaran di kelas harus betul-betul diawasi, penggunaan Dana BOS harus betul-betul transparan,” ujarnya.

Dengan meningkatnya skor SPI KPK tersebut, Disdik Kalteng ingin menjadikan integritas sebagai budaya yang terus tumbuh di sekolah. Harapannya, pendidikan tidak hanya menghasilkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat, jujur, disiplin dan bertanggung jawab. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli