← Kembali ke https://kalteng.co/

Lilis Kembali Punya Harapan Melanjutkan Sekolah Berkat Program Pendidikan Kalteng

https://kalteng.co/ • 05 October 2026 16:38
Lilis Kembali Punya Harapan Melanjutkan Sekolah Berkat Program Pendidikan Kalteng

SERUYAN, Kalteng.co – Kesempatan untuk kembali mengenakan seragam sekolah kini terbuka bagi Lilis, warga Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan. Setelah lulus SMP pada 2025 dan sempat terhenti melanjutkan pendidikan karena kendala biaya, Lilis akhirnya mendapat kepastian untuk kembali bersekolah. Kabar tersebut muncul saat Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, berdialog dengan warga dalam kegiatan bantuan pangan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di halaman Kantor Kecamatan Danau Seluluk, Minggu (4/10/2026).

Dalam dialog itu, Reza berbincang dengan Nisa, ibu Lilis. Dari percakapan tersebut diketahui bahwa Lilis sebenarnya ingin melanjutkan pendidikan, namun kondisi ekonomi keluarga membuat keinginan itu belum dapat diwujudkan. Reza kemudian meminta data Lilis untuk segera ditindaklanjuti agar proses pendaftarannya dapat dilakukan. “Pesan Pak Gubernur, jangan takut lagi anak-anak kita tidak bisa melanjutkan pendidikan ke SMA. Gubernur bantu Ibu, kita minta datanya supaya nanti hari Senin sudah kita daftarkan sebagai murid,” ujar Reza.

Tidak hanya memastikan akses sekolah, Reza juga menyerahkan bantuan uang tunai dari Gubernur Kalimantan Tengah kepada Lilis. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan awal sekolah, mulai dari seragam, sepatu, tas hingga buku. Pada kesempatan yang sama, Reza memperkenalkan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada masyarakat. Ia menjelaskan, kartu tersebut memberikan dukungan pendidikan bagi anak dari keluarga penerima yang melanjutkan sekolah pada jenjang SMA, SMK maupun SKH.

“Yang punya Kartu Huma Betang ini, semua murid SMA sederajat yang orang tuanya punya kartu ini, sekolahnya tidak ada dipungut biaya apa pun untuk SMA sederajat,” jelasnya. Menurut Reza, dukungan pemerintah tidak hanya berupa pembebasan biaya pendidikan. Penerima yang memenuhi ketentuan juga mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah. “Ada bantuan seragam gratis dari Bapak Gubernur. Seragam itu bukan cuma baju seragam saja, tapi sampai sepatu juga ada. Ada alat tulis juga,” ungkapnya.

Penjelasan mengenai cakupan program tersebut disampaikan pula Sekretaris Daerah Kalteng, Linae Victoria Aden. Ia menerangkan bahwa bantuan pendidikan melalui KHBS berlaku pada jenjang yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. “Yang masuk di dalam jaminan itu SMA sederajat, yaitu SMA, SMK, dan SKH. Bukan dari TK, SD, SMP, karena SD dan SMP menjadi tanggung jawab kabupaten/kota,” jelas Linae. Ia menambahkan, anak dari keluarga pemegang KHBS yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA sederajat dapat memperoleh dukungan sesuai program pemerintah.

“Kalau ada putra-putrinya yang mau sekolah di jenjang SMA, didaftarkan. Nanti dibantu sampai kuliah. Ini adalah program dari Bapak Gubernur Kalimantan Tengah,” lanjutnya. Linae juga mengimbau masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum memiliki KHBS untuk mendaftarkan diri. “Bagi yang belum mempunyai KHBS tapi merasa berhak, silakan nanti untuk mendaftar. Akan dibantu, sekolahnya gratis, dapat bantuan seragam, dapat bantuan sepatu,” katanya.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa dukungan pemerintah perlu dibarengi peran orang tua dalam memastikan anak tetap mengikuti pendidikan hingga selesai. Bagi Nisa, kepastian tersebut menjadi kabar yang sangat berarti. Ia mengaku sempat bingung setelah putrinya menyelesaikan SMP, karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pendidikan. “Kemarin ketika lulus, mau sekolah, tapi enggak ada biayanya. Saya terima kasih sama Pak Gubernur atas bantuan kepada anak saya untuk sekolah,” kata Nisa.

Nisa berharap perhatian terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi terus berlanjut. “Semoga Pak Gubernur sehat selalu, membantu rakyat yang kecil. Anak saya akhirnya bisa sekolah. Kami bangga sama Pak Gubernur. Semoga Bapak diberikan kesehatan dan panjang umur sekeluarga,” tuturnya. Sementara itu, Lilis mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di SMK Negeri Hanau. Ia bersyukur karena kesempatan untuk kembali bersekolah akhirnya datang.

“Saya pengen sekolah di SMKN Hanau. Makasih untuk Pak Gubernur sudah mau biayain sekolah saya. Terima kasih sudah membuat saya bisa lanjut sekolah,” ujar Lilis. Lilis diketahui telah menamatkan pendidikan SMP pada 2025. Jika sejak saat itu langsung melanjutkan sekolah, ia seharusnya kini sudah duduk di kelas XI. “Kalau dari lulus SMP langsung nyambung sekolah mungkin sekarang sudah kelas 2 SMK,” ujarnya.

Kisah Lilis menunjukkan bahwa persoalan biaya masih dapat menjadi salah satu hambatan bagi anak untuk melanjutkan pendidikan. Melalui program KHBS dan bantuan pendidikan yang disiapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, akses tersebut diupayakan kembali terbuka bagi keluarga yang memenuhi kriteria. Kini, Lilis kembali memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-citanya setelah sempat tertunda selama satu tahun. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli