← Kembali ke https://kalteng.co/

Menjelang Usia 28 Tahun, Band Element Buktikan Masih Eksis Lewat “Asa yang Sirna”

https://kalteng.co/ • 05 October 2026 11:38
Menjelang Usia 28 Tahun, Band Element Buktikan Masih Eksis Lewat “Asa yang Sirna”

KALTENG.CO-Grup musik legendaris Element kembali menghiasi kancah musik Tanah Air lewat peluncuran single terbaru mereka bertajuk “Asa yang Sirna”. Karya ini memegang peranan krusial dalam rekam jejak Element, sebab meluncur menjelang peringatan 28 tahun perjalanan karier mereka sekaligus menjadi rilisan perdana pasca berpulangnya sang vokalis, mendiang Lucky Widja.

Melalui lagu ini, Element tidak hanya mengenang kejayaan masa lalu, tetapi juga menjadikannya sebagai fondasi kuat untuk melangkah ke fase musik yang lebih segar dan dinamis.

Enggan Terjebak Nostalgia, Element Pilih Terus Beradaptasi

Perjalanan hampir tiga dekade di industri yang terus berubah menuntut kedewasaan serta keberanian untuk berinovasi. Drummer Element, Didi Riyadi, menegaskan bahwa rekam jejak panjang tidak lantas membuat mereka berpuas diri atau sekadar jualan nostalgia.

“Kami nggak ingin hanya hidup dari nostalgia. Apa yang sudah kami capai di masa lalu adalah bagian dari perjalanan, tapi kami juga harus terus bergerak. Musik berubah, zaman berubah, dan kami ingin ikut berkembang tanpa kehilangan karakter Element,” ujar Didi.

Bagi para personel, responsif terhadap pergeseran tren musik dan karakter pendengar masa kini merupakan tantangan yang wajib dihadapi. Bertahan di industri musik modern bukan berarti terus mengulang formula lama, melainkan terus bertransformasi tanpa mengikis esensi dan identitas Element.

Sisi Baru Element Lewat Sentuhan Ferdy Tahier

Lagu “Asa yang Sirna” lahir dari buah pemikiran Ferdy Tahier. Melalui komposisi ini, Ferdy menawarkan warna dan eksplorasi musikal baru yang tetap berakar pada kedalaman emosi khas Element.

Lagu ini bukan sekadar penambah katalog diskografi, melainkan simbol bahwa perjalanan panjang sebuah grup musik selalu mampu melahirkan narasi dan ekspresi seni yang berbeda.

Makna Kedewasaan dan Relevansi Bermusik

Bagi Element, indikator utama kedewasaan sebuah band tidak hanya diukur dari angka usia, melainkan dari:

Kehadiran single “Asa yang Sirna” menegaskan posisi Element sebagai musisi berdedikasi yang siap mengarungi babak anyar, membuktikan bahwa karya yang lahir dari pengalaman dan penyesuaian zaman akan selalu menemukan ruang di hati para pencinta musik Indonesia. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli